Rektor UNW Mataram Ajak Mahasiswa Mengingat Jasa Pahlawan

Rektor UNW Mataram Ajak Mahasiswa Mengingat Jasa Pahlawan

Bunga Bangsa, Kiprah Maulana Syaikh dalam Memperjuangkan Kemerdekaan

Dr. H. Lalu Abdul Muhyi Abidin, MA. Dalam ceramah kebangsaannya di hadapan peserta upacara bendera dalam memperingati hari Pahlawan yang dilaksanakan di Yayasan Ponpes Darul Mujahidin NW Mataram Memberikan sebuah pertanyaan Refleksi terhadap siapakan mereka yang layak mendapat gelar Pahlawan Nasional.

Pahlawan Nasional dalam istilah lain juga disebut sebagai Bunga Bangsa Istilah bagi mereka yang telah berjasa dalam memberikan pengorbanan jiwa dan raga untuk bangsa dan negara.

Pahlawan Nasional berasal dari Bahasa Yunani yakni “Pala” yang dapat diartikan sebagai hasil dari jerih payah para pejuang untuk bangsa dan negara, “Pala” juga dapat diartikan sebagai Buah daripada perjuangan para pahlawan.

Mereka yang memperoleh gelar pahlawan nasional adalah para tokoh yang memiliki jasa besar kepada bangsa dan negara yang bersifat nasional dalam pergerakannya.

Di Nusa Tenggara Barat satu-satunya putra yang meraih predikat pahlawan nasional yang diberikan oleh negara adalah Pendiri Organisasi Nahdlatul Wathan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, perjuangan beliau dalam membicarakan dan menentang para penjajah sudah diinisiasi sejak beliau masih berada di Kota Suci Makkah bersama para Kiai besar lainnya seperti K. H. Hasyim Asy’ari dan K. H. Ahmad Dahlan. Hingga pada akhirnya ketiga tokoh pendiri organisasi besar di Indonesia memperoleh gelar pahlawan nasional berkat jasa-jasa yang telah meraka sumbangkan untuk negara.

Oleh sebab itu terakhir saya berpesan untuk bersama kita menjaga dan terus mewarisi perjuangan daripada TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, jangan pernah kita menodai setiap nilai-nilai perjuangan yang telah beliau ajarkan kepada kita semua selaku generasi penerus beliau.

Kita harus tetap menjaga kekompakan, keutuhan, dan kesatuan dalam satu garis perjuangan yang telah beliau titipkan melalui Organisasi Nahdlatul Wathan.

doc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *